SIGINJAI99.COM, JAMBI – Pendekatan pembangunan inklusif dan partisipatif (bottom-up) menjadi landasan operasional Pemerintah Kota Jambi tahun 2026. Di hadapan jajaran pimpinan Ormas dan institusi keagamaan pada Sabtu (28/02/2026), Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya bagi elemen masyarakat madani.
Dalam sambutannya di Aula Griya Mayang, Wali Kota Maulana menginstruksikan agar seluruh rumusan pembangunan daerah wajib melibatkan partisipasi publik demi menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) terhadap hasil pembangunan.
“Sudah saatnya kita bersama-sama berpartisipasi dalam membangun Kota Jambi. Kebersamaan yang paling penting, karena kalau semua warga sudah dilibatkan akan tumbuh rasa memiliki yang kuat,” instruksi Maulana. Eksekutif daerah menyatakan siap memfasilitasi setiap inisiatif konstruktif dari Ormas yang sejalan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Jambi.

































































Discussion about this post