SIGINJAI99.COM – DPRD Kota Jambi menyoroti serius dugaan insiden siber yang menyebabkan hilangnya dana sejumlah nasabah Bank Jambi.
Dalam Rapat Dengar Pendapat bersama manajemen Bank Jambi dan Otoritas Jasa Keuangan Jambi, Kamis (26/02/2026), DPRD meminta seluruh proses penyelesaian dilakukan secara terbuka dan bertanggung jawab.
Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly mengatakan masyarakat berhak mengetahui perkembangan penanganan kasus tersebut karena berkaitan dengan keamanan dana nasabah.
Ia menilai transparansi sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem layanan perbankan daerah di tengah meningkatnya penggunaan transaksi digital.
Dalam rapat itu, DPRD menerima penjelasan bahwa fitur M-Banking dinonaktifkan sementara sebagai langkah pengamanan sekaligus bagian dari investigasi forensik.
Meski demikian, DPRD menekankan agar pemulihan layanan tidak berlangsung terlalu lama mengingat kebutuhan transaksi masyarakat terus berjalan, terutama menjelang pencairan gaji ASN awal bulan.
Kemas Faried juga meminta agar pengembalian dana nasabah tidak ditunda dan segera direalisasikan setelah proses verifikasi selesai dilakukan.
Menurutnya, DPRD akan terus melakukan pengawasan dan kembali memanggil pihak manajemen Bank Jambi untuk memastikan seluruh komitmen benar-benar dijalankan.
Kepala OJK Jambi Yan Iswara Rosya memastikan pihaknya terus mengawal investigasi dan bekerja sama dengan aparat penegak hukum serta PPATK untuk mengusut dugaan insiden siber tersebut.
Sementara itu, Achmad Nunung dari Bank Jambi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh nasabah dan memastikan manajemen bekerja maksimal agar seluruh layanan dapat kembali normal sebelum 1 Maret 2026.(*)

































































Discussion about this post