SIGINJAI99.COM, JAMBI — “Kegiatan yang biasanya bersifat euforia, kini kita ganti dengan doa bersama dan donasi.” Pernyataan itu disampaikan Wali Kota Jambi, Maulana, saat menjelaskan konsep perayaan Tahun Baru 2026 di Kota Jambi, Kamis (1/1/2026).
Berbeda dari tradisi sebelumnya, malam pergantian tahun kali ini berlangsung khidmat. Pemerintah Kota Jambi memutuskan tidak mengadakan pesta kembang api maupun hiburan besar. Sebagai gantinya, digelar doa bersama dan penggalangan dana kemanusiaan melalui program Nada Peduli Berbagi.
Kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk solidaritas terhadap masyarakat di Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh yang beberapa bulan terakhir dilanda bencana alam.
Maulana menyebutkan, hasil pengumpulan dana menunjukkan respons luar biasa dari masyarakat. Tahap kedua donasi berhasil menghimpun Rp1,09 miliar, sementara sebelumnya telah terkumpul Rp1,2 miliar.
“Terima kasih kepada seluruh warga Kota Jambi atas kepedulian dan partisipasinya,” ujarnya.
Menurutnya, momentum tahun baru seharusnya tidak sekadar dirayakan dengan kemeriahan. Dalam situasi penuh duka, nilai empati dan kebersamaan justru perlu ditonjolkan. Ia menilai, keberhasilan menghimpun dana dalam waktu singkat menjadi indikator kuatnya solidaritas sosial masyarakat Kota Jambi.
Pergantian tahun 2026 pun diwarnai suasana reflektif, menandai komitmen bersama untuk memulai tahun dengan kepedulian terhadap sesama.

































































Discussion about this post