SIGINJAI99.COM – Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, turun langsung meninjau bangunan SMP Negeri 3 dan SMP Negeri 13 di kawasan Seberang Kota Jambi usai muncul laporan pencurian fasilitas sekolah yang belum lama dibangun.
Kunjungan itu menjadi perhatian karena bangunan pendidikan yang seharusnya siap digunakan justru mengalami kerusakan sebelum ditempati siswa.
Dalam peninjauan tersebut, rombongan DPRD melihat sejumlah bagian gedung yang diduga telah dibobol pelaku pencurian.
Beberapa fasilitas penting diketahui hilang, mulai dari instalasi bangunan hingga perlengkapan penunjang sekolah yang baru saja dipasang. Kondisi itu memunculkan kekhawatiran terhadap lemahnya sistem pengamanan aset milik pemerintah.
Kemas Faried menilai persoalan itu tidak bisa dianggap sepele. Menurutnya, bangunan sekolah merupakan fasilitas publik yang dibangun menggunakan anggaran negara sehingga harus dijaga dengan serius agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Ia mengatakan penggantian barang yang hilang bukanlah solusi utama apabila sistem pengawasan masih longgar. DPRD, kata dia, meminta adanya langkah konkret agar kasus serupa tidak kembali terulang di fasilitas pemerintah lainnya.
“Kita tidak ingin aset daerah yang dibangun dengan biaya besar malah rusak sebelum digunakan masyarakat,” ujarnya.
Selain menyoroti keamanan, DPRD juga meminta Pemerintah Kota Jambi mempercepat operasional sekolah tersebut. Bangunan yang terlalu lama kosong dinilai berpotensi mengundang tindakan kriminal dan memperbesar risiko kerusakan fasilitas.
Ketua Komisi III DPRD Kota Jambi, Umar Faruk, turut menegaskan bahwa fasilitas pendidikan harus segera dimanfaatkan agar tidak menjadi bangunan terbengkalai di tengah kebutuhan ruang belajar masyarakat yang terus meningkat.
DPRD berharap evaluasi menyeluruh segera dilakukan, mulai dari pengamanan aset, pengawasan proyek, hingga kesiapan teknis operasional sekolah.
Langkah itu dianggap penting agar pembangunan pendidikan di Kota Jambi benar-benar memberi manfaat nyata bagi warga. (*)

































































Discussion about this post