SIGINJAI99.COM JAMBI – Pemerintah Kota Jambi mulai menggeser arah pembangunan dengan menempatkan riset dan data sebagai fondasi utama dalam penyusunan kebijakan publik. Langkah ini terlihat dari pertemuan Wali Kota Jambi, Maulana, dengan akademisi internasional Lan Umek dari University of Ljubljana, Selasa (8/4/2026).
Pertemuan yang berlangsung di Rumah Dinas Wali Kota itu menjadi sinyal kuat bahwa Pemkot Jambi mulai membuka ruang kolaborasi global untuk memperkuat tata kelola pemerintahan berbasis kajian ilmiah.
Maulana menegaskan, kebijakan publik tidak bisa lagi disusun hanya berdasarkan asumsi. Menurutnya, pendekatan berbasis data dan analisis menjadi kunci agar program pembangunan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
“Ke depan, setiap kebijakan harus berbasis data yang valid dan terukur, sehingga hasilnya lebih tepat sasaran,” ujarnya.
Ia menilai peran perguruan tinggi tidak hanya terbatas pada dunia pendidikan, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mengevaluasi dan menyempurnakan program pembangunan. Kajian akademis dinilai penting untuk mengukur efektivitas kebijakan yang telah berjalan.
Seiring meningkatnya tuntutan pelayanan publik, Pemkot Jambi juga terus memperkuat sistem pemerintahan berbasis data, termasuk melalui digitalisasi di berbagai sektor. Langkah ini diharapkan mampu menghadirkan layanan yang lebih cepat, responsif, dan efisien.
Kolaborasi dengan akademisi internasional dinilai membuka peluang baru bagi Kota Jambi dalam mengembangkan inovasi, penelitian, hingga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Kehadiran Lan Umek juga membawa perspektif global yang dinilai penting dalam menghadapi tantangan pembangunan modern.
Pemkot Jambi pun mulai mengarahkan pembangunan tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan kebijakan berbasis bukti ilmiah (evidence-based policy).
Dengan melibatkan akademisi, setiap program diharapkan lebih terukur dan berkelanjutan.
Maulana memastikan, pemerintah kota terbuka terhadap berbagai masukan ilmiah yang dapat mendorong kemajuan daerah. Ia berharap kolaborasi ini menjadi langkah awal dalam membangun sistem pemerintahan yang lebih adaptif, inovatif, dan berbasis data di Kota Jambi.(*)
































































Discussion about this post